ARTIKEL STEVEN GERRARD
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Steven Gerrard
Gerrard bermain untuk Inggris di Piala Eropa 2012.
Informasi pribadi
Nama lengkap Steven George Gerrard[1]
Tanggal lahir 30 Mei 1980 (umur 33)[1]
Tempat lahir Whiston, Merseyside, Inggris
Tinggi 183 m (600 ft 5 in)[2]
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Liverpool
Nomor 8
Karier junior
1987–1998 Liverpool
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1998– Liverpool
455 (101)
Tim nasional‡
1999–2000 Inggris U-21
4 (1)
2000– Inggris
108 (21)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 15:00, 7 Desember 2013 (UTC).
‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 20:00, 19 November 2013 (UTC)
Steven
George Gerrard (lahir di Whiston, Inggris, 30 Mei 1980; umur 33 tahun)
adalah seorang pemain sepak bola asal Inggris. Pria bertinggi tubuh 188
cm ini bermain di Liverpool F.C. sejak tahun 1997 (meskipun debut
profesionalnya baru terjadi pada 19 November 1998) sebagai pemain
pengganti Vegard Heggem pada babak kedua saat liverpool bertanding
melawan Blackburn Rovers.
Walaupun ia berposisi sebagai gelandang di
klub sepak bola tersebut, sebenarnya ia dapat bermain di posisi mana
saja seperti penyerang, gelandang ataupun bek. Bisa dibilang pemain ini
berposisi serba bisa kecuali posisi penjaga gawang sepertinya halnya
legenda sepak bola Irlandia Utara dan Manchester United yaitu George
Best.
Di klub berjuluk The Reds ini, Gerrard mengenakan nomor
punggung 8 sekaligus memegang ban kapten. Bersama Xabi Alonso, Jamie
Carragher, dan Sami Hyypia ia telah menyumbangkan beberapa gelar juara
untuk klub dari kota pelabuhan tersebut. Ia juga sangat disegani oleh
penggemar-penggemar klub yang bermarkas di stadion Anfield tersebut,
rekan-rekan setim di klub maupun timnas Inggris serta masyarakat Inggris
secara keseluruhan. Tahun 2006 ia terpilih sebagai pemain terbaik di
Inggris oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA).
Di tim
nasional sepak bola Inggris ia memulai debutnya pada tahun 2000 dan
hingga saat ini telah tampil sebanyak 96 kali dan mencetak 19 gol.
Gerrard akrab disapa dengan panggilan Stevie G.
Steven
Gerrard memiliki 2 orang anak perempuan bernama Lily Ella dan Lexie. Ia
juga telah menikah dengan seorang wanita bernama Alex Curran pada musim
panas 2007.
Daftar isi
• 1 Awal karier
• 2 Karier Liverpool
o 2.1 Awal mula
o 2.2 Perjuangan dan ketidakpastian
• 3 Gelar
• 4 Pranala luar
• 5 Referensi
Awal karier
Gerrard
mulai bermain bersama tim lokal, Whiston Juniors. Dia mendapat
perrhatian dari pencari bakat Liverpool dan bergabung dengan akademi
junior the Reds saat usianya 9 tahun.[3] Dia hanya bermain dalam
beberapa pertandingan, karena perkembangannya yang lambat membuat dia
hanya bermain dalam 20 pertandingan saat berusia 14 hingga 16.[rujukan?]
Diusia 14, Gerrard memperoleh kesempatan bertanding dengan beberapa
klub, termasuk Manchester United. Dalam autobiografinya, dia mengatakan
"untuk menekan Liverpool agar memberi saya YTS kontrak." selama masa
tersebut dia sempat mengalami kecelakaan yang disebabkan garpu taman
yang berkarat yang dapat menyebabkan dia kehilangan jari kakinya.[4]
Gerrard menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Liverpool
pada 5 November 1997.[4]
Karier Liverpool
Awal mula
Gerrard
membuat debutnya bersama tim utama Liverpool pada 29 November 1998 di
babak kedua menggantikan Vegard Heggem saat berhadapan dengan Blackburn
Rovers, dan penampilan pertamanya sebagai starter terjadi dalam Piala
UEFA melawan Celta Vigo.[5] Sebagai penganti dari Jamie Redknapp yang
cedera, Gerrard bermain dalam 13 pertandingan untuk Liverpool pada musim
tersebut.[3]
Pada musim 1999-2000 manajer Gérard Houllier
menempatkan Gerrard berpasangan dengan Jamie Redknapp sebagai gelandang
tengah. Setelah menjadi starter dalam 6 pertandingan awal, Gerrard
diturunkan ke dalam bangku cadangan saat derby lokal melawant
Everton.[4] Gerrard menggantikan Robbie Fowler pada menit ke 66 namun
kemudian dikeluarkan setelah menerima kartu merah pertama dalam
kariernya karena pelanggaran terhadap pemain Everton Kevin Campbell di
menit ke 90.[6] Di musim tersebut, Gerrard mencetak gol pertamanya untuk
tim senior saat menang 4–1 atas Sheffield Wednesday.[3]
Tulang
belakangnya sering mengalami masalah. Pada saat itu, banyak wartawan
mengabarkan rumor, sehingga fans sempat menduga bahwa mereka tidak akan
pernah melihat Gerrard menyelesaikan kompetisi. Namun, manajer Gerard
Houllier segera mengambil langkah yang berguna serta membayar spesialis
untuk mengatasi masalahnya.list help. Setelah bekonsultasi dengan
konsultan olah raga (kesehatan) Hans-Wilhelm Müller-Wohlfarth,[4]
didiagnosisi bahwa masalah Gerrard disebabkan oleh pertumbuhan yang
telalu cepat pada tulang belakangnya.[4] Setelah menjalani perawatan dan
Liverpool F.C. memastikan bahwa masalah ini tidak akan muncul kembali.
Namun kemudian Gerrard mengalami masalah di selangkangannya, dan
membutuhkan empat kali operasi untuk mengatasi masalah ini.[4] Kemudian
dia pergi ke seorang spesialis asal Perancis untuk mengatasi masalah
dengan cederanya, yang diakibatkan pertumbuhan yang terlalu cepat dan
terlalu sering bermain bola saat kecil.[7]
Perjuangan dan ketidakpastian
Di musim "treble" 2001, Gerrard meningkat menjadi pemain yang
berpengaruh di tim Liverpool dimana dia menjadi semakin matang dan
permasalah dan dengan cederanya semakin berkurang. Dia menjadi bagian
penting saat Liverpool bertanding dalam musim kompetisi 2001-2002 dimana
dalam klansemen akhir, Liverpool menempati peringkat kedua dengan
raihan nilai terbanyak dalam satu dekade terakhir. Selama musim
tersebut, Houllier mengalami masalah dengan kesehatan jantung yang
mengharuskannya untuk menjalani operasi. Pada saat Liverpool diprediksi
untuk kembali berkibar dalam pesepakbolaan Inggris, namun setelah
Houllier sakit, Liverpool mengalami kemerosotan. Penampilan tim kembali
meningkat setelah Gerrard dan Michael Owen menjadi bintang yang menjadi
inspirator untuk meraih kemenangan.
Gelar
ARTIKEL SKRILLEX
Sonny John Moore (Los Angeles, 15 januari 1988), artiestennaam
Skrillex, is een Amerikaans producer van electrohouse, post-hardcore en
dubstep. En een voormalig frontman van From First to Last.Inhoud• 1 Carrière• 2 Discografie o 2.1 Albumso 2.2 Singles• 3 Trivia• 4 Externe link
CarrièreIn 2004 zocht Moore contact met Matt Good van From First
to Last om gitaar te spelen voor hun debuutalbum. In Georgia hoorden
drie studioproducers Moore zingen en maakten hem leadzanger, met Matt
Good als gitaarspeler. In juni 2004 kwam het debuutalbum Dear Diary, My
Teen Angst Has a Body Count uit bij Epitaph Records.Eind 2006
besloot Moore tot een solocarrière nadat de band optredens had moeten
afgelasten vanwege de stemproblemen van Moore. Na drie jaar demo's
uploaden op Myspace, tournees met Team Sleep en demo-cd's produceren,
kwam in april 2009 zijn eerste ep uit: Gypsyhook EP.In 2008 begon
Moore op te treden onder het alias Skrillex en op 7 juni 2010 kwam
Skrillex' debuut-ep My Name is Skrillex uit via gratis download.[1] Eind
2010 ging Skrillex samen met Deadmau5 op tournee nadat hij bij mau5trap
recordings een nieuwe ep had uitgebracht: Scary Monsters and Nice
Sprites. In 2011 nam hij enkele nummers met de Amerikaanse metalband
Korn op, voor het album The Path of Totality.Op 16 april 2012
speelde hij in de Lotto Arena in Antwerpen, op 28 april 2012 speelde hij
in de Heineken Music Hall en Melkweg in Amsterdam. op 28 juni 2012
speelde hij op Rock Werchter, in juli op Tomorrowland en in augustus op
Lowlands 2012.
Skrillex in 2012Skrillex had een relatie met de zangeres Ellie Goulding.DiscografieAlbumsAlbum(s) met hitnoteringen inde Vlaamse Ultratop 50Datum vanverschijnen Datum vanbinnenkomst Hoogstepositie Aantalweken OpmerkingenBangarang EP 23-12-2011 14-01-2012 89 1 epLeaving EP 03-01-2013 - - - epSinglesSingle(s) met eventuele hitnoteringen inde Nederlandse Top 40Datum vanverschijnen Datum vanbinnenkomst Hoogstepositie Aantalweken OpmerkingenBangarang 16-01-2012 - met Sirah /Nr. 59 in de Single Top 100Single(s) met hitnoteringenin de Vlaamse Ultratop 50Datum vanverschijnen Datum vanbinnenkomst Hoogstepositie Aantalweken OpmerkingenFirst of the year (Equinox)2011 08-10-2011 tip7 - Bangarang 2012 11-02-2012 9 22 met SirahMake it bun dem 2012 12-05-2012 15 19 met Damian "Jr. Gong" MarleyBreakn' a sweat 2012 02-02-2013 tip48 - met The DoorsWild for the night 2013 09-03-2013 tip92* met A$AP Rocky & Birdy Nam NamTriviaOp
de 54e editie van de Grammy Awards won Skrillex 3 Grammy's. Een voor
beste dancenummer (Scary Monsters and Nice Sprites), beste
dance/elektronica-album (Scary Monsters and Nice Sprites) en die voor
beste remix "Cinema" van (Benny Benassi).[2] En op de 55e editie van de
Grammy Awards won Skrillex opnieuw 3 Grammy's, een voor het beste
dance-nummer, Bangarang, het (gelijknamige) beste
dance/elektronica-album Bangarang en voor beste remix samen met Nero met
het nummer Promises.
ARTIKEL BLINK 182
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Artikel ini berisi tentang grup musik. Untuk album tahun 2003 bernama sama, lihat Blink-182 (album).
Blink-182
Tom DeLonge, Mark Hoppus, dan Travis Barker mengunjungi AL Amerika Serikat yang berlabuh di Manama, Bahrain pada Agustus 2003
Latar belakang
Asal Poway, California, Amerika Serikat
Genre
Pop punk
Tahun aktif 1992–2005
2009–sekarang
Label
Grilled Cheese, Cargo Music, Kung Fu, MCA, Geffen, Interscope
Artis terkait +44
Angels & Airwaves
Box Car Racer
Transplants
Situs web blink182.com
Anggota Mark Hoppus
Tom DeLonge
Travis Barker
Mantan anggota Scott Raynor
Blink-182
adalah band pop punk asal Amerika Serikat yang beranggotakan trio Mark
Hoppus, Tom DeLonge, dan Travis Barker. Mereka telah menjual lebih dari
27 juta copy album di seluruh dunia sejak terbentuk di Poway, California
pada tahun 1992. Bersama dengan drummer pertama mereka, Scott Raynor,
Blink-182 merilis album perdana mereka, Cheshire Cat, pada tahun 1994
dan mendapatkan sukses menengah dengan album berikutnya, Dude Ranch,
pada tahun 1997. Dude Ranch hingga saat ini tercatat telah terjual lebih
dari satu juta keping. Scott Raynor kemudian digantikan oleh Travis
Barker pada pertengahan tour tahun 1998.
Blink-182 mendapatkan sukses
yang lebih besar pada tahun 1999 dengan penjualan album multi-platinum
Enema of the State, yang mencapai posisi 9 di chart Billboard 200 berkat
singel "What's My Age Again" dan "All the Small Things". Blink-182
segera mendapatkan popularitas atas rasa humor mereka yang kurang sopan.
Album mereka berikutnya, Take Off Your Pants and Jacket, pada tahun
2001 berhasil mencapai posisi 1 di Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman.
Album kelima mereka, Blink-182 dirilis pada tahun 2003 dan merupakan
titik perubahan gaya Blink-182, dengan mencampur unsur eksperimental dan
suara pop punk khas mereka yang menghasilkan suara yang terdengar lebih
dewasa.
Tom DeLonge meninggalkan Blink-182 pada awal 2005, membuat
status Blink-182 berada dalam masa vakum. Setelah itu, DeLonge membentuk
band Angels & Airwaves sementara Hoppus dan Barker membentuk band
+44. Pasca vakumnya +44, Hoppus dan Barker kemudian mulai melakukan
solo-karir.
Blink-182 bersatu kembali pada Februari 2009. Album keenam mereka, Neighborhoods, dirilis pada 27 September 2011.
Daftar isi
• 1 Sejarah
o 1.1 Formasi (1992–1993)
o 1.2 Album-album awal (1994–1998)
o 1.3 Kesuksesan lanjut (1999–2004)
o 1.4 Masa vakum (2005–2008)
o 1.5 Reformasi dan Neighborhoods (2009–sekarang)
• 2 Personil
• 3 Diskografi
• 4 Referensi
• 5 Pranala luar
Sejarah
Formasi (1992–1993)
Setelah
pindah ke San Diego pada musim panas 1992, Mark Hoppus sering
menceritakan keinginannya untuk membentuk sebuah band kepada adiknya,
Anne Hoppus. Anne bersekolah di Rancho Bernardo High School dimana dia
berteman dengan sorang siswa baru bernama Tom DeLonge. DeLonge juga
sering bercerita kepada Anne tentang keinginannya membentuk band. Untuk
itu, pada Agustus 1992, Anne saling memperkenalkan Tom DeLonge dengan
Mark Hoppus.[1] Mereka berdua mulai sering bermain berjam-jam di garasi
DeLonge, saling menunjukkan lagu karya mereka masing-masing dan menulis
lagu baru bersama-sama – satu diantaranya kemudian menjadi lagu
"Carousel".[1] Tidak lama kemudian, mereka memutuskan untuk secara resmi
memulai band mereka sendiri. DeLonge kemudian merekrut seorang teman,
Scott Raynor, yang sudah ia kenal terlebih dahulu di sebuah pesta dan
sempat bermain musik bersamanya.[2][3] Mereka bertiga mulai bermain
musik bersama dan menamai diri mereka Duck Tape, hingga DeLonge
mendapatkan nama "Blink".[1]
Blink mulai berlatih secara konstan,
yang menyebabkan kekasih Hoppus marah.[1] Dia menyuruh Hoppus untuk
memilih antara band atau dirinya, dan Hoppus memilih meninggalkan Blink
saat mereka baru saja memulai. DeLonge kemudian memberitahu Hoppus bahwa
dia telah meminjam alat recaman 4-jalur dari seorang teman dan dia
menggunakannya untuk membuat demo bersama Raynor. Mengetahui hal ini,
Hoppus memutuskan untuk meninggalkan kekasihnya dan kembali ke band.
Kaset demo mereka, yang bernama Flyswatter, direkam pada Mei 1993 di
kamar Raynor. Penggunaan perekam 4-jalur menyebabkan suara yang
dihasilkan memiliki kualitas yang rendah. Berdasarkan pernyataan Hoppus,
demo mereka hanya dibuat dalam jumlah kecil, diutamakan untuk keluarga
dan teman mereka. Pada tahun yang sama, mereka merekam demo yang lain.
Demo kali ini tidak dinamai dan hingga sekarang dikenal sebagai Demo #2.
Demo ini berisi beberapa lagu dari Flyswatter yang direkam ulang dan
beberapa lagu baru. Sebagian lagu dari demo ini nantinya akan direkam
ulang untuk album Buddha, Cheshire Cat, dan Dude Ranch.
Buddha, album
demo ketiga dan terakhir mereka, direkam pada tahun 1993 selama tiga
malam dengan menggunakan sistem perekam 24-jalur di Double Time Studios,
San Diego, California. Album tersebut dirilis dalam format kaset pada
1993 dengan jumlah 1000 copy yang diproduksi oleh Filter Records, sebuah
perusahaan rekaman indie yang dikepalai oleh boss Hoppus. Album ini
juga menjadi segelintir album Blink-182 yang dirilis dengan nama band
Blink.
Pada masa awal karir mereka, mereka tinggal di mobil van,
membawa alat musik mereka sendiri disetiap penampilan.[4] Target pertama
mereka adalah untuk tampil sebagai bintang utama di SOMA, sebuah klub
San Diego untuk semua umur yang saat itu mampu menampung 1500 orang.
DeLonge secara konstan menghubungi klub-klub di San Diego meminta sebuah
tempat untuk tampil, juga meminta SMA-SMA lokal dengan meyakinkan
mereka bahwa Blink adalah “band motivasional dengan pesan anti-narkoba
yang kuat”.[1]
Album-album awal (1994–1998)
Blink mulai dikenal
atas penampilan yang penuh kelucuan dan atas hal itu mereka segera
mendapat kontrak dengan sebuah label kecil, Cargo Music. Melalui label
ini, mereka merilis album studio pertama mereka, Cheshire Cat, pada
Februari 1994. Melalui album pertama mereka, Blink mulai mendaptkan
popularitas di luar California sepanjang tahun 1995 dan 1996. Lagu
"M+M's" dan "Wasting Time" dari album Cheshire Cat dirilis sebagai
singel walaupun keduanya gagal memasuki chart. Walaupun album tersebut
tidak berhasil menghasilkan dampak komersial, Cheshire Cat dinilai oleh
Blink-182 dan fans mereka sebagai sebuah “iconic release”.[5]
Tidak
lama setelah rilis album perdana mereka, Blink tersandung masalah
penggunaan nama dengan band Irlandia bernama sama. Untuk menghindari
perselisihan hukum, mereka manambahkan "182" pada akhir nama
mereka.[5][6] Pada tahun 1994, mereka merilis split-EP dengan band
Iconoclasts yang berjudul Short Bus. Mereka juga merilis sebuah
mini-album berisi 3 lagu berjudul They Came to Conquer... Uranus pada
tahun berikutnya. Mereka lalu pindah ke Encinitas, California pada 1996,
dimana mereka merekam album kedua mereka, Dude Ranch, dengan produser
Mark Trombino. Album tersebut dirilis pada 1997 dan secara relatif
menuai sukses komersial. Blink-182 merilis album tersebut tetap di bawah
label Cargo Records. Namun di luar dugaan, album tersebut mampu
memasuki chart modern-rock di AS. Karena itu, mereka kemudian
menandatangani kontrak dengan MCA pada 1998 untuk mengatasi masalah
distribusi yang meningkat. Singel "Dammit" menjadi salah satu hits
Blink-182 dan membuat mereka mulai menerima sukses mayor.[5]
Berkat
sukses dari Dude Ranch, Blink-182 memulai tour dunia selama 1997 dan
1998. Di tengah tour AS pada 1998, drummer Scott Raynor diminta untuk
meninggalkan band. Beragam alasan beredar di internet selama
bertahun-tahun. Salah satu alasan yang paling terkenal adalah bahwa
Raynor memilik masalah serius dengan alkohol dan diminta untuk keluar.
Ketika dia setuju untuk menghentikan kebiasaan minumnya, Mark Hoppus dan
Tom DeLonge meragukan kesungguhannya dan dia dikeluarkan dari band
melalui sambungan telepon. Pada sebuah wawancara tahun 2004, Hoppus
menggambarkan tour Dude Ranch sebagai sesuatu yang “kasar”, dengan
DeLonge menambahkan, “Itu adalah tour terburuk kami. Pada saat itu,
drummer kami memiliki masalah alkohol. Dalam satu pertunjukan dia
menjatuhkan stiknya 10 kali. Sangat menganggu melihat seseorang
menghancurkan dirinya sendiri.”[7] Namun, menurut Raynor pada sebuah
wawancara dengan AbsolutePunk tahun 2004, dia menyatakan bahwa kepergian
dirinya adalah keinginannya untuk tetap berada di band kecil
non-mainstream, dimana hal itu bertentangan dengan meningkatnya
popularitas Blink-182.[3]
Hoppus dan DeLonge kemudian meminta drummer
Travis Barker dari band The Aquabats untuk mengisi posisi Raynor selama
sisa tour. Dia kemudian menjadi drummer tetap Blink-182 dan
meninggalkan The Aquabats. Barker dikabarkan mampu menghafal seluruh
setlist tour Blink-182 (yang terdiri lebih dari 20 lagu) dalam waktu
kurang dari sehari.[8] Mereka kembali ke studio pada Oktober 1998 untuk
memulai penggarapan album terobosan mereka, Enema of the State.[9]
Kesuksesan lanjut (1999–2004)
Setelah
menyelesaikan proses produksi Enema of the State dengan produser baru
Jerry Finn, album tersebut dirilis pada Juni 1999 dan menuai sukses
besar, terutama karena lagu-lagu "What's My Age Again", "All the Small
Things", dan "Adam's Song". Singel-singel tersebut berhasil mendapat
penyiaran besar-besaran, membawa mereka kepada penggemar baru.
Popularitas mereka juga membawa mereka ke dunia baru, seperti tampil
sebagai figuran dalam film komedi American Pie pada tahun 1999 sekaligus
menyumbangkan 2 lagu untuk film tersebut.[10] Masih pada tahun 1999,
pada bulan November, mereka merilis sebuah album video berjudul The
Urethra Chronicles yang berisi informasi belakang-panggung mereka. Lagu
"Adam's Song" sempat menimbulkan kegemparan pada tahun 2000. Lagu ini
diputar terus-menerus oleh seorang siswa 17 tahun korban selamat dari
tragedi Columbine, Greg Barnes, ketika ia menggantung dirinya di garasi
rumah orang tuanya.[11] Meski begitu, Enema of the State tercatat telah
terjual lebih dari 15 juta copy, memantapkan Blink-182 sebagai salah
satu artis pop punk pada era akhir milenium kedua.[5]
"The Enema
Strikes Back!", dirilis pada bulan November 2000, adalah album live yang
direkam pada November 1999 di San Francisco dan Universal City,
California.[12] Walaupun album tersebut dinamai sesuai tour besar mereka
pada musim panas tahun 2000 (The Mark, Tom, and Travis Show Tour),
album tersebut sebenarnya direkam pada The Loserkids Tour pada tahun
1999.[13] Dua singel dirilis dari album tersebut, yaitu "Man Overboard"
(satu-satunya track studio di album itu) dan versi live dari "Dumpweed".
Mereka
melanjutkan kesuksesan mereka dengan album Take Off Your Pants and
Jacket pada 2001, dengan sedikit perubahan arah dibandingkan album Enema
of the State. Album tersebut terjual lebih dari 350.000 copy pada
minggu pertama. Album tersebut berisi singel "The Rock Show", "First
Date" dan "Stay Together for the Kids". Album tersebut berhasil terjual
lebih dari 14,5 juta copy di seluruh dunia dengan mendapat
double-platinum di Amerika Serikat. Album tersebut dirilis dalam tiga
warna CD berbeda: kuning, merah, dan hijau, dimana masing-masing CD
berisi dua lagu bonus yang berbeda-beda. Pada tahun 2001, Anne Hoppus,
saudara Mark Hoppus, merilis sebuah buku yang berjudul Blink-182: Tales
From Beneath Your Mom yang berisi kisah perjalanan mereka.[14] Blink-182
mengikuti Pop Disaster Tour bersama dengan Green Day selama musim panas
2002,[15] yang didokumentasikan kedalam DVD Riding in Vans with Boys.
Selama
masa libur Blink-182, DeLonge dan Barker membentuk proyek sampingan
bernama Box Car Racer dengan David Kennedy dari Hazen Street. Band
tersebut dibentuk untuk percobaan material yang “lebih gelap dan tidak
Blink-friendly”. Mereka merilis album perdana mereka, Box Car Racer pada
Mei 2002.[16] Album tersebut adalah bentuk penghormatan kepada pemberi
pengaruh post-hardcore DeLonge, seperti Fugazi dan Refused.[17]
Sementara itu, Barker juga diajak oleh band rap rock Transplants untuk
berkontribusi pada album perdana mereka yang dirilis pada Oktober
2002.[18] Setelah menyelesaikan proyek sampingan mendekati Natal tahun
2002, Blink-182 kembali berkumpul dan memulai produksi album mereka
berikutnya.[19]
Mereka menyewa sebuah rumah di San Diego untuk proses
produksi album tersebut. Proses rekaman tersebut ternyata membutuhkan
waktu lebih lama dari dugaan awal mereka, menyebabkan mereka diusir dari
rumah tersebut sebelum menyelesaikan album tersebut.[20] Berlawanan
dengan album-album mereka sebelumnya yang hanya memerlukan waktu rekaman
kurang dari 3 bulan, album kelima mereka membutuhkan waktu hampir
sepanjang tahun 2003.[20] Album tersebut masih dalam proses penggarapan
pada akhir tahun dimana mixing terakhir masih diawasi oleh mereka
bertiga pada awal Oktober 2003.[21] DeLonge menggambarkan hari terakhir
mixing sebgai “crazy stressful”.[21]
Album kelima Blink-182 dirilis
pada 18 November 2003 melalui Geffen Records. Album tersebut cukup
menuai sukses komersial (dibantu oleh singel "Feeling This" dan "I Miss
You") dan menerima penilaian baik dari para pengamat musik yang menyukai
arah dan suara musikalitas baru mereka. Album tersebut mewakili
Blink-182 yang lebih "dewasa" dibandingkan album-album sebelumnya,[22]
dimana mereka mencampur unsur eksperimentalis dengan unsur pop punk
mereka. Semua perubahan musikalitas Blink-182 tersebut antara lain
dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup dan proyek-sampingan.[20]
Tidak
lama sebelum rilis album Blink-182, mereka memulai "DollaBill Tour",
dinamai atas tiketnya yang seharga $1. Mereka tampil di sepuluh klub di
Amerika Serikat dan Kanada.[23] Barker mengalami cedera kaki kanan
setelah penampilan di Melbourne, Australia pada Maret 2004, memaksa
mereka membatalkan beberapa penampilan Australia dan Jepang.[24]
Blink-182 melakukan tour dengan No Doubt pada musim panas tahun
2004.[25] Dua singel lain dari album Blink-182, "Down" dan "Always",
dirilis pada 2004.[26] Namun, ketegangan mulai muncul di internal band
setelah mereka menyelesaikan tour Eropa pada Desember 2004.[5][27]
Masa vakum (2005–2008)
Sebuah
tour Amerika Utara telah direncanakan untuk musim panas 2005 dalam
ajang promosi album Blink-182 dan singel "Always". Namun, ketegangan
mulai muncul di antara para personel band ketika DeLonge ,mengungkapkan
keinginannya untuk membatalkan tour tersebut dan memasuki masa istirahat
selama satu-setengah tahun.[27] Pada pertemuan band yang bertepatan
dengan permulaan tour Eropa mereka saat itu, DeLonge mengungkapkan
keinginannya untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarganya.
Dia juga menolak untuk membuat album baru. Hoppus mengatakan,
“Pembicaraan tersebut sangat panas dan berlangsung selama dua atau tiga
jam. Pembicaraan kami hanya berputar-putar, dan hasilnya adalah
pembatalan tour, tanpa mengetahui kapan kami akan melakukan sesuatu
dengan Blink-182 kembali.”[27] Selama masa enam bulan istirahat, Hoppus
mengungkapkan keinginannya agar Blink-182 dapat tampil di Konser Music
for Relief untuk Asia Tenggara, sebuah pertunjukan penggalangan dana
untuk membantu korban Gempa bumi Samudra Hindia tahun 2004. DeLonge
menyetujui hal tersebut dan mereka mulai berlatih untuk acara tersebut.
Namun ketegangan kembali muncul di antara mereka setiap kali berkumpul.
Mereka pun mulai memperdebatkan tentang pembubaran band, album kompilasi
Greatest Hits, ataupun kemungkinan rekaman album berikutnya.[27]
DeLonge
menyatakan bahwa dia hanya akan merekam kontribusinya pada album
Blink-182 berikutnya di rumahnya di San Diego, dan bahwa Hoppus dan
Barker bisa mengirim berkas ProTools kepadanya untuk dikerjakan.
Mengenai saat-saat terakhir mereka bersama sebagai band, Hoppus
menyatakan, “Seseorang berusaha mendikte segalanya. Kami memberitahu Tom
satu hal, keadaan menjadi panas. [...] Kami berkata, 'Kau mencoba untuk
mengendalikan segalanya. Dan hal itu salah.' Dia lalu berkata dia tidak
bisa menjadi bagian dari sesuatu yang tidak dapat ia kendalikan, dan
dia meninggalkan tempat pertemuan.”[27] Pengacara DeLonge, DeVoe,
menghubungi Hoppus dan Barker keesokan harinya memberitahu bahwa DeLonge
telah keluar dari band, dengan menyatakan, “Terhitung sejak hari ini,
Tom DeLonge tidak lagi menjadi anggota dari Blink-182.”[28] DeLonge
diketahui segera mengubah nomor teleponnya untuk menghindari diskusi
tentang hal tersebut dengan Hoppus maupun Barker. Mengikuti beredarnya
spekulasi mengenai fakta bahwa mereka telah bubar, Blink-182 mengumumkan
bahwa mereka memasuki masa “indefinite hiatus”.[29]
Hoppus dan
Barker mengumumkan pada April 2005 bahwa mereka telah membentuk band
baru, +44.[30] Selama masa vakum, Hoppus mengalihkan perhatiannya untuk
memproduseri album Motion City Soundtrack dan mengurus podcast miliknya,
HiMyNameisMark, sementara drummer Travis Barker meluncurkan merk sepatu
buatannya dan bekerja di tiga proyek musik — The Transplants, TRV$DJAM,
dan +44.[31] Sementara itu, DeLonge tidak pernah terlihat oleh publik,
tidak membuat penampilan apapun, dan tidak melakukan wawancara apapun.
Kabarnya tetap misterius hingga 16 September 2005 ketika ia
mengumumkanproyek barunya, Angels & Airwaves, dengan menjanjikan
"revolusi rock & roll terhebat untuk generasi kali ini."[31] DeLonge
kemudian menyatakan bahwa dia sempat mengalami ketagihan terhadap
analgesik, sambil berkata “Aku kehilangan akal sehatku, aku bergantung
pada ratusan penghilang rasa sakit, dan aku bahkan hampir membunuh
diriku sendiri.”[32]
Geffen Records kemudian merilis album kompilasi
Greatest Hits of Blink-182 pada 1 November 2005. Seiring waktu, +44 juga
merilis album perdana mereka, When Your Heart Stops Beating, pada tahun
2006. Album tersebut utamanya berdasarkan pada perasaan yang ada pasca
perpecahan Blink-182, dengan salah satu lagu, "No, It Isn't", mengarah
langsung pada DeLonge.[33] Sementara itu, Angels & Airwaves merilis
dua album selama masa vakum Blink-182: We Don't Need to Whisper (2006)
dan I-Empire (2007).[34]
Pada 21 Agustus 2008, Jerry Finn meninggal
karena pendarahan otak.[35] Kejadian ini menjadi katalis awal bagi
DeLonge untuk mulai berkomunikasi kembali dengan Hoppus dan Barker. Pada
19 September 2008, Travis Barker menjadi korban selamat dari sebuah
kecelakaan pesawat. Adam Goldstein (atau juga dikenal sebagai DJ AM) dan
Barker menjadi satu-satunya orang yang selamat. Barker mengalami luka
bakar yang parah pada torso dan tubuh bagian bawahnya. Ketika berada di
rumah sakit, Mark Hoppus dan Tom DeLonge datang menjenguk, membuat
mereka dapat menyatukan perbedaan mereka dan berdamai. Mengenai
kecelakaan yang dialami Barker, pada tahun 2010 Tom DeLonge menyatakan,
“Jika kecelakaan tersebut tidak pernah terjadi, kami bukanlah sebuah
band. Jelas dan sederhana. Itulah takdir.”[36]
Reformasi dan Neighborhoods (2009–sekarang)
Blink-182, pada 14 Mei 2009, tampil secara live untuk pertama kalinya sejak tahun 2004
Pada
malam Grammy Awards ke-51 tanggal 8 Februari 2009, DeLonge, Hoppus, dan
Barker muncul di panggung bersama untuk pertama kalinya sejak Desember
2004.[37] Di atas panggung tersebut, Barker mengumumkan reformasi band,
menyatakan “Dulu kami pernah bermain musik bersama, dan kami memutuskan
untuk bermain musik bersama lagi”, dengan Hoppus menambahkan, “Blink-182
kembali!”[37] Mereka juga meletakkan sebuah pengumuman di situs web
mereka. Pengumuman tersebut tertulis, “Untuk membuatnya sederhana, kami
kembali. Maksud kami, benar-benar kembali. Memulai dari yang kami
tinggalkan. Di studio menulis dan merekam album baru. Bersiap untuk
mengelilingi dunia lagi. Persahabatan telah diperbaiki.”[37] Blink-182
juga membuat sebuah konser reuni di Amerika Utara dari Juli hingga
Oktober 2009, didukung oleh Weezer dan Fall Out Boy.[38]
Peneyelesaian
album keenam Blink-182 sempat mengalami penundaan beberapa kali. Pada
November 2010, Hoppus berkata bahwa dia mengharapkan tanggal rilis
sekitar bulan April atau Mei 2011.[39] Pada Februari 2011, Barker
berspekulasi bahwa album tersbut akan dirilis pada bulan Juni atau
Juli.[40] Bulan berikutnya, DeLonge menyatakan bahwa album tersebut akan
keluar pada saatnya mereka akan melakuakan tour Eropa pada bulan Juli
sambil berkata, “Kami tidak akan melakukan tour tanpa album baru.”[41]
Namun, pada bulan April, mereka mengumumkan penundaan jadwal tour
disebabkan keterlambatan penyelesaian album, sambil menyatakan "Kami
harap kami dapat memiliki beberapa lagu baru untuk dimainkan daripada
hanya melakukan tour greatest hits.[42] Geffen Records kemudian terpaksa
memberi mereka batas akhir penyelesaian album, yaitu tanggal 31 Juli
2011.[43] Pada akhirnya, album keenam mereka, berjudul Neighborhoods,
dirilis pada 27 September 2011.[44] Singel pertama dari album tersebut,
"Up All Night", mulai diputar pada 15 Juli 2011.[45] The Blinkumentary,
sebuah film dokumenter juga dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur
2011.[46]